Info Jual Beli Mobil Bekas

  1. Dicari Mitsubishi L-300 Lohan, Hubungi RiauCar.com Team
  2. Dicari Mobil Hiline Pick Up, Kondisi OKE, hubungi RiauCar.com Team
  3. Over Kredit Xenia 2011 family, 1300 cc, Dp 28Juta[Net],Angsuran 29X lagi, perbulan Rp 4.050.000,-
  4. Dijual Honda CRV Matic, Tahun 2004, Black, Harga 165Jt (nego), Pemakaian Ibu Pejabat. [Kode:Bbet]

20 Maret 2012

Mobil Dominasi Kredit Kendaraan Bermotor

Jual Mobil Bekas Pekanbaru, ** Pada 2011, kredit roda empat tumbuh 62,2 persen. Sementara itu, roda dua naik 4,7 persen.

Bank Indonesia mencatat pertumbuhan kredit kendaraan bermotor (KKB) tumbuh signifikan. Hingga Januari 2012, kredit kendaraan bermotor (KKB) tumbuh sebesar 29,3 persen, didominasi kendaraan roda empat yang meningkat 50 persen. Sementara itu, roda dua tumbuh 11,5 persen.


Sepanjang 2011, KKB tumbuh sebesar 32,1 persen (yoy). Angka itu didominasi kredit kendaraan roda empat yang tumbuh 62,2 persen, sedangkan roda dua 4,7 persen.

Menurut Kepala Biro Pengaturan Direktorat Penelitian Pengaturan Perbankan Bank Indonesia, Filianingsih, komposisi mayoritas kredit kendaraan bermotor ditujukan untuk pembelian kendaraan roda empat yakni sebesar 62,2 persen atau senilai Rp65,3 triliun.

"Sementara itu, untuk kredit roda dua sebesar 36,8 persen atau senilai Rp38,6 triliun," kata Filianingsih di Gedung BI, Jakarta, Selasa 20 Maret 2012.

Dia menambahkan, untuk kredit kepemilikan truk dan jenis kendaraan lain secara keseluruhan hanya sekitar 1 persen dari total kredit kendaraan bermotor. "Jika dilihat dari sisi NPL untuk kendaraan bermotor cenderung stabil sebesar 1 persen, tapi rasio NPL cukup tinggi pada kendaraan truk sebesar 3,01 persen dan kendaraan roda dua sebanyak 1,71 persen," ujarnya.

Filianingsih mengakui, sepanjang 2011, angka korelasi antara DP dan NPL untuk KKB serta KPR bergerak fluktuatif. Namun, selalu menunjukkan korelasi negatif dengan rata-rata DP KKB sebesar -0,39 persen dan korelasi rata-rata DP KPR sebesar -0,37 persen. Hal ini menunjukkan bahwa telah terjadi korelasi negatif yang terjadi dari bulan ke bulan selama periode 2011.

"Dari angka korelasi yang menunjukkan angka negatif, dapat disimpulkan bahwa semakin rendah DP yang diberikan, NPL cenderung semakin tinggi, maupun sebaliknya," ungkap Filianingsih. (art)


• VIVAnews