08 Januari 2010

Harga terjun di bawah 50 dolar per barel

NEW YORK--Harga minyak mentah jatuh pada Kamis waktu setempat di New York, setelah naik dalam 10 sesi berturut-turut karena melemahnya dollar, sebuah kenaikan suku bunga Cina dan berlimpahnya pasokan menghembuskan kekhawatiran akan permintaan. Kontrak berjangka utama New York, minyak mentah light sweet pengiriman Februari, merosot 52 sen menjadi ditutup pada 82,66 dolar per barel.

Penurunan itu menghentikan kenaiikan dalam 10-sesi berturut-turut yang telah membawa acuan kontrak ke tingkat tertinggi sejak Oktober 2008. Di London, minyak mentah Brent North Sea untuk penyerahan Februari turun 38 sen menjadi menetap di 81,51 dolar.

Dolar menguat setelah menteri keuangan baru Jepang, Naoto Kan, menakutkan pasar keuangan dengan seruan untuk yen yang lebih lemah, meningkatkan spekulasi tentang invervensi pemerintah di pasar. Dolar yang lebih kuat sering cenderung meredam permintaan untuk minyak mentah dan komoditas lainnya yang dihargakan dalam dolar.

Pada Rabu, ketika dolar melemah, harga minyak naik meski pemerintah AS melaporkan stok energi yang lebih lemah dari yang diperkirakan. "Minyak mundur kembali di tengah berita bahwa bank sentral Cina menaikkan suku bunga pada surat utang berjangka tiga bulan untuk pertama kalinya sejak Agustus, sehari setelah berjanji untuk menjaga pertumbuhan kredit dalam kendali," kata Phil Flynn dari PFG Best.

"Penurunan ini membantu mengakhiri beberapa momentum bullish yang dicapai dalam sesi kemarin." Pedagang sedang melihat tanda-tanda melemahnya permintaan energi di Amerika Serikat, konsumen minyak terbesar dunia, meskipun cuaca dingin melanda belahan bumi utara.

Sebuah laporan mingguan Rabu oleh Departemen Energi AS (DoE) menunjukkan bahwa cadangan minyak mentah naik 1,3 juta barel dalam pekan yang berakhir 1 Januari bukannya seperti yang diperkirakan turun sekitar 300.000 barel. Timbunan distilasi - termasuk bahan bakar pemanas dan diesel - jatuh 300.000 barel dalam minggu tersebut, jauh lebih kecil daripada rata-rata perkiraan analis turun 1,8 juta barel. "Statistik persediaan sangat bearish," ujar analis Mitsubishi Corp Tony Nunan.

"Sebuah penarikan besar diperkirakan tapi ... itu jauh lebih dingin setelah itu laporan selanjutnya kami bisa melihat penarikan jauh lebih besar dalam persediaan minggu depan." Nunan menambahkan bahwa faktor-faktor geopolitik termasuk masalah terorisme di Yaman setelah mencoba pemboman penerbangan Hari Natal pada penerbangan Northwest Airlines dan ketegangan antara AS dan Iran bisa mengirim harga lebih tinggi.

"Saya berpikir bahwa banyak orang menyadari masih ada ancaman besar di Yaman yang tepat di sebelah Arab Saudi, sehingga bisa menjadi masalah risiko geopolitik besar." Arab Saudi adalah produsen minyak terbesar dalam Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), kartel yang memasok sekitar 40 persen minyak mentah dunia.

Dalam perkembangan lain, Irak dan Iran Kamis mengumumkan mereka akan menggelar pembicaraan minggu depan yang bertujuan untuk menentukan perbatasan mereka dan menyelesaikan sengketa sumur minyak yang telah memicu ketegangan regional dan mendorong harga minyak mentah naik. Sumber MOTORCYCLENEWS.COM

11 Desember 2009

VW dan Suzuki Gabung RI Akan Banjir Mobil Kecil Canggih

Jakarta - Suzuki terkenal dengan jagonya mobil-mobil kecil, sementara Volkswagen identik dengan teknologi mesinnya yang canggih. Nah, ketika dua kekuatan tersebut bergabung, maka akan banyak mobil-mobil kecil canggih beredar di Indonesia.

Hal tersebut menjadi gambaran yang bisa dijadikan sebuah solusi alternatif sementara untuk saat ini, bila melihat kondisi di Indonesia, dimana pertumbuhan kendaraan dengan luas jalan tidak seimbang.

"Sehingga, mobil kecil adalah solusinya sementara ini, yang efisien, dan multi fungsi," ujar Manager 4W Sales Marketing Brand II Suzuki Indomobil Motor Bebin Djuana, ketika berbincang dengan detikOto, Jumat (11/12/2009).

Sehingga, nantinya Suzuki akan membanjiri jalan-jalan raya Indonesia dengan mobil-mobil kecil yang berteknologi canggih hasil garapan dua kekuatan merek otomotif dunia tersebut, yakni VW dan Suzuki.

Pengembangannya tentu harus dimulai sedini mungkin, sehingga dalam waktu 2 sampai 3 tahun, produk hasil gabungan kedua merek tersebut bisa segera terwujud.

"Saya tidak mau bilang ini proyek jangka panjang, setidaknya jangka menegah lah," tutur Bebin. Sumber oto.detik.com

10 Mobil Terlaris di November 2009

Jakarta - Daftar 10 mobil penumpang terlaris bulanan mendapat kejutan istimewa dari Mitsubishi. Mitsubishi yang biasanya jago di mobil angkutan komersial ikut menyemarakkan daftar 10 mobil terlaris bulan November 2009 lalu.

Mobil Mitsubishi apakah yang sanggup melejit masuk daftar? Tak lain adalah SUV Mitsubishi Pajero Sport. Pajero Sport yang diluncurkan pada awal bulan Juli ini biasanya hanya mencatat angka penjualan wholesale paling banter 285 unit. Namun di November 2009 lalu, Pajero Sport melejit hampir 4 kali lipat hingga mencapai 1.016.

Pajero Sport nongkrong di posisi terbuncit di daftar mobil terlaris bulan ini. Mobil ini memang mendominasi penjualan Mitsubishi hingga 85 persen dari seluruh penjualan mobil penumpang milik Mitsubishi.

Sementara itu Honda Jazz dan Freed bisa mempertahankan eksistensi mereka di daftar ini, mobil-mobil lain yang merupakan langganan daftar mobil terlaris seperti Avanza, Xenia dan Kijang tetap berada di puncak penjualan mobil nasional.

Berikut daftar lengkap 10 mobil penumpang terlaris berdasarkan data wholesale yang diperoleh dari Gaikindo, Jumat (11/12/2009).
  1. Toyota Avanza 8.847 unit
  2. Daihatsu Xenia 4.497 unit
  3. Toyota Kijang Innova 3.599 unit
  4. Honda Jazz 1.764 unit
  5. Nissan Livina 1.578
  6. Daihatsu Terios 1.497
  7. Suzuki APV 1.316
  8. Honda Freed 1.141
  9. Toyota Rush 1.058
  10. Mitsubishi Pajero Sport 1.016 unit
Sumber oto.detik.com
.